Kamis, 15 November 2012

Jangan Sebut Saya 'Ustadz'


Kata ‘ustadz’ dalam bahasa Arab adalah guru dalam bahasa Indonesia. Saya sangat bahagia, dan menjadi impian saya, menjadi seorang guru. Namun sampai saat ini, entah sampai kapan, saya masih risih bila dipanggil ustadz. Bagi saya gelar ustadz adalah gelar yang sangat mulia, beberapa tingkat lebih tinggi dari gelar guru, menurut perasaan saya pribadi. Saya merasa sebutan ustadz belum pantas saya sandang, terlalu berat bebannya.

Dalam setiap kesempatan menyampaikan materi di forum saya selalu menyampaikan agar tidak memanggil saya ustadz. Banyak yang layak dan pantas dipanggil ‘ustadz’ dan saya belum layak.

Masih menurut perasaan saya, ustadz adalah seorang alim yang memahami ilmu-ilmu dunia dan akhirat, paham dan mampu memandu umat melalui jalan menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sedangkan saya masih sedikit paham jalan menuju kebahagiaan di dunia, dan selalu mencari jalan terbaik menuju kebahagiaan akhirat.

Seorang ustadz adalah insan mulia yang sudah menjalankan segala ajaran-ajaran mulia, yang kemudian diajarkan kepada umat. Sedangkan saya masih sedikit-demi sedikit mengumpulkan ilmu mulia itu dan belajar mengamalkannya, sementara hanya saya bagi dan contohkan kepada anak dan istri.

Saya bahagia jadi guru, tapi saya belum lagi ustadz. Jangan sebut saya ustadz karena saya khawatir terbatasnya ilmu dan tindakan saya akan menodai gelar ustadz yang mulia.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar