Rabu, 27 Februari 2013

Teladan dan Amanah (Jilbab Hanun 3)


Saya dan istri yakin bahwa pendidikan yang terbaik adalah dengan contoh, teladan. Karena itu dalam mendidik Hanun contoh dari ibunya sangatlah penting.

Sebagai Bapak, seorang laki-laki, saya hanya bisa memberi contoh untuk sikap-sikap multi gender, sikap-sikap umum seorang muslim. Sejak dini kami sudah mengajarkan tentang perbedaan gender kepada Hanun. Dia sudah kami beritahu bahwa Bapak dan Ibu punya banyak perbedaan, terkait gender.Pelan-pelan kami sampaikan apa-apa yang boleh dilakukan laki-laki dan yang boleh dilakukan perempuan.

Sebagai seorang wanita dewasa yang paling dekat dengan Hanun, peran ibunya sebagai teladan sangat mempengaruhi perkembangan Hanun. Peran saya saya sebagai teladan Hanun lebih kecil porsinya dibandingkan peran saya sebagai penegur istri...hehehe...
Istri saya lebih tinggi kemauan untuk berubah bila termotivasi kesadaran sebagai teladan Hanun.

Dari awal menikah kami memang berkomitmen untuk melakukan secara maksimal, yang terbaik, dalam mendidik anak. Kami yakin niat dan usaha kami pasti ada hasilnya, meskipun semua hasil  tergantung keputusan TUHAN. Kami tidak bisa menjamin, tidak akan sesumbar, anak-anak kami menjadi insan terbaik kelak. Kami hanya akan melakukan apapun, bahkan bila perlu mengorbankan nyawa, untuk menjaga amanah TUHAN yang kami terima agar bisa mempertanggungjawabkannya pada pengadilan tertinggi kelak.


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar